Laman

Jumat, 04 Mei 2012

Ganti IP


Mengganti  IP linux

Ø      Server Unix/Linux
  1. Ganti IP lama di konfigurasi networking. Contohnya di Debian lokasinya adalah di file /etc/network/interfaces. Di Redhat/Centos ada di file-file /etc/sysconfig/network-scripts/if-cfg*
  2. Jika ada, ganti IP lama dari konfigurasi virtual host Apache. Contohnya di Debian untuk Apache2 di semua file di /etc/apache2/sites-available/*. Di Redhat/CentOS di /etc/httpd/conf/.
  3. Apakah IP lama tercantum di file /etc/hosts?
  4. Apakah server menggunakan resolver sendiri dan IP lama tercantum di file /etc/resolv.conf? (Catatan: Jika memakai resolver sendiri dan sudah pakai 127.0.0.1, tidak perlu diganti lagi.)
  5. Apakah ada konfigurasi MRTG yang menggunakan IP lama, di /etc/mrtg.cfg? Untuk server Spanel, cukup hapus /etc/mrtg.cfg lalu jalankan "/c/sbin/spanel-setup check-setup --fix" agar mrtg.cfg yang baru tergenerate lagi.

Ø   Debian dan Ubuntu

Pada distribusi Debian dan Ubuntu, konfigurasi networking berada pada file /etc/network/interfaces, anda dapat melakukan perubahan di file ini untuk mengimplementasikan IP Address yang baru.
# cat /etc/network/interfaces
auto eth0
    iface eth0 inet static
    address 49.0.4.115
    gateway 49.0.4.113
    netmask 255.255.255.240
auto eth0:0
    iface eth0:0 inet static
    address 49.0.4.116
    netmask 255.255.255.240
auto lo
iface lo inet loopback
File ini berisi informasi IP Address yang kita gunakan, nama interface (eth0, eth0:0) netmask dan informasi gateway, informasi gateway secara prinsip hanya dibutuhkan satu buah sebagai default gateway.
Setelah anda melakukan perubahan pada kedua IP Address ini, silahkan restart networking melalui perintah;
/etc/init.d/networking restart
Jika anda mendapatkan pesan fail ketika restart network, seperti ini:
 * Reconfiguring network interfaces...             
/etc/network/interfaces:32: interface lo declared allow-auto twice
ifdown: couldn't read interfaces file "/etc/network/interfaces"
/etc/network/interfaces:32: interface lo declared allow-auto twice
ifup: couldn't read interfaces file "/etc/network/interfaces"
Rata-rata ini terjadi di Ubuntu 10.10 Server yang mempunyai virtual IP. Solusinya adalah untuk mendeskripsikan detail network di setiap IP Alias, seperti ini :
auto eth0
iface eth0 inet static
        address 49.0.0.162
        netmask 255.255.255.248
        network 49.0.7.160
        broadcast 49.0.7.167
        gateway 49.0.7.161
 
auto eth0:0
iface eth0:0 inet static
        address 49.0.7.163
        netmask 255.255.255.248
        network 49.0.7.160
        broadcast 49.0.7.167
        gateway 49.0.7.161
 
        # dns-* options are implemented by the resolvconf package, if installed
        dns-nameservers 49.0.4.5 49.0.5.5
        dns-search server.domain.com
Apabila anda menggunakan VPS, langkah ini dapat dilakukan melalui SolusVM dan dibantu oleh Magnet Hosting, VPS anda harus direboot setelah konfigurasi IP Address yang baru dimasukkan.

[edit] Konfigurasi Tambahan

Setelah perubahan IP Address dilakukan pada tingkatan Operating System, maka anda harus menyesuaikan konfigurasi IP Address pada service atau software lain yang anda gunakan, beberapa contoh di artikel ini adalah contoh cara melakukan perubahan, sangat memungkinkan di server anda terdapat service lain yang harus disesuaikan IP Address nya agar dapat berjalan mengikuti IP Address yang baru.

[edit] Apache Web Server

Pada Apache web server, perubahan harus dilakukan pada listen IP di konfigurasi utama (httpd.conf) ataupun pada konfigurasi virtual host atau domain yang dilayani oleh server anda. Contoh pada artikel ini akan menggunakan distribusi CentOS, untuk ubuntu dan debian memiliki path dan nama file yang berbeda, namun prinsip perubahan yang harus dilakukan adalah sama.
Konfigurasi Utama
Pada httpd CentOS konfigurasi httpd dapat ditemukan di /etc/httpd/conf/httpd.conf, path file ini dapat berbeda-beda tergantung kepada bagaimana anda melakukan instalasi Apache. Path yang ditampilkan sebelumnya adalah path standar ketika anda melakukan instalasi dengan menggunakan yum. Pada file ini silahkan ubah direktif yang mengandung informasi IP Address pada instalasi standar anda tidak harus melakukan perubahan apa-apa karena umumnya Apache diset untuk listen di semua IP Address.
Konfigurasi Virtual Host
Pada CentOS, konfigurasi virtual host berada di file yang sama yaitu /etc/httpd/conf/httpd.conf, direktif untuk virtual host umumnya terdapat di bagian akhir dari file tersebut.
NameVirtualHost 117.103.57.23:80
 
<VirtualHost 117.103.57.23:80>
  ServerAdmin webmaster@magnet-id.com.com
  DocumentRoot /var/www/vhost2.magnet-id.com/public_html
  ServerName vhost2.magnet-id.com
  ErrorLog /var/log/httpd/vhost2.magnet-id.com-error_log
  CustomLog /var/log/httpd/vhost2.magnet-id.com-access_log common
</VirtualHost>
Perubahan yang harus dilakukan cukup sederhana, silahkan gunakan text editor seperti vi untuk mencari semua direktif yang ada informasi IP Addressnya dan ubah menjadi IP Address yang baru, seperti pada contoh di atas, ubah 117.103.57.23 menjadi IP Address yang baru.
Setelah anda melakukan perubahan yang diperlukan, silahkan restart service httpd.
/etc/init.d/httpd restart




Ø Cara Mengganti Ip & Maccadress pada Linux,Debian,Ubuntu
1. Buka Terminal, agar mudah masuk ke root, ketik
skyberboy:~# gedit /etc/network interfaces 
auto lo
iface lo inet loopack 
auto wlan0
iface wlan0 inet static
address  xx:xx:xx:xx  "masukkan ip yang disukai"
netmask xx:xx:xx:xx   "mask subnet"
gateway  xx:xx:xx:xx   "modem server"
lalusave, dan ketik


skyberboy:~# gedit /etc/resolv.conf
name server "primary ip"
name server "secondary ip"
save


skyberboy:~# /etc/init.d/networking restart











Ø  Setting IP Adress Pada Linux Debian

  1. Setting IP Adress
~ Masuk Direktori /etc/network/interfaces
vim /etc/network/interfaces
Misal Ganti settingannya seperti berikut :


Ket :


Kata dhcp diganti menjadi static untuk merubah settingan IP menjadi statis (manual)

~ Simpan perubahan pada direktori tersebut dengan perintah.
:wq
Restart settingan IP yang baru saja dibuat !
/etc/init.d/networking/restart
~ Coba kita cek koneksi dari IP tersebut dengan perintah
ping xxx.xxx.x.x



sumber: google.com
             https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhvTFL9LaIkCuRiNtBBWuHE1r7dXQRoSKx90cwkH7IKbvusRANJDu8Z0RysRN-6eNqkO-hU3Xm0k0184OTBJKc4vwRPlktPDAsR_6Vt2taO8J0aYeiJH_15JfrU7RhVSBsu7q11rOJbfThX/s1600/Untitled.png


Tidak ada komentar:

Posting Komentar